Oleh: ankamal | November 2, 2009

MELATI ITU KINI TAK HARUM LAGI

Siapa yang akan berlalu
Saat melintas di depanmu
Tak mungkin ku sia-siakan
Kesempatan menghirup wangimu

Masih segar dan indah dipandang
Nampak cantik dan putih ku lihat
Hingga ku tak beranjak pergi barang sejenak
Ada kedamaian, ada kelembutan yang ku rasa

Terhanyut sudah hasrat untuk milikimu
Kusiram dengan racikan kasih sepanjang hari
Kujaga dan takkan mungkin ku biarkan seekor kumbangpun
Mencoba menghampirimu, karna ku tak mau wangimu kau bagi

Pesonamu t’lah mengalihkan duniaku
Bahagia s’lalu ku rasa dalam hembus nafasku
Tak henti-hentinya ku mengagumimu
Takkan pergi barang sejenak dalam dekapku

Rindumu masih utuh di sini
Baik-baik saja kau disana menantiku
Segera ku kan berlari untuk menekapmu
Karena akupun haus wangi segarmu.

Melati…. Mengapa kau tampak murung sayang
Jangan buat aku gelisah tak menentu cinta,
Katakan siapa yang t’lah membuatmu seperti ini kasih
Mengapa… mengapa harummu tak lagi kau bagi untukku…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: